BAKRIE TANGGAP UNTUK LOMBOK PELEPASAN RELAWAN BAKRIE TANGGAP DAN BANTUAN TAHAP II

JAKARTA, Korban musibah gempa bumi di Lombok terus bertambah. Tercatat sampai dengan tanggal 13 Agustus 2018, korban meninggal dunia sebanyak 435 orang,  luka-luka dan dirawat sebanyak 14.033 orang dan sebanyak 387.067 warga mengungsi. Di luar itu, gempa bumi di Lombok yang terjadi sejak tanggal 29 Juli 2018 dan diikuti dengan sejumlah gempa susulan telah menyebabkan kerugian material seperti rumah-rumah yang roboh, fasilitas umum, dan infrastruktur di Lombok. Gempa di Lombok ini juga dampaknya dirasakan di daerah Bali dan Nusa Tenggara Tiimur.

Untuk itu pula Bakrie Tanggap kembali memberikan bantuan dan menurunkan sejumlah relawan setelah sebelumnya selama sembilan hari telah hadir di Lombok memberikan bantuan logistik yang diperlukan oleh para korban dan pengungsi di sejumlah titik di Kab. Lombok Timur dan Kab. Lombok Utara.

Bantuan tahap II ini, Senin (13/8), jam 10.00 Wib di lepas oleh Ketua Yayasan Bakrie Amanah, Roy Hendrajanto di pelataran Epicentrum, Jakarta. Bantuan Tahap II ini lebih difokuskan kepada kebutuhan logistik berupa tenda dan selimut yang masih sangat dibutuhkan serta kegiatan psikososial untuk anak – anak terdampak yang didampingi kegiatan mobile medical services for children.

Hal ini Bakrie Amanah laksanakan dengan pertimbangan dampak trauma terhadap anak – anak yang mengalami bencana gempa yang cukup besar sebanyak dua kali dan gempa susulan yang masih sering terjadi. Mengusung program Bermain Bersama “Kelas Ceria” berkolaborasi dengan beberapa lembaga lain tim Kelas Ceria Bakrie Amanah siap menghibur anak – anak d pengungsian.

Dalam sambutannya, Roy Hendrajanto menyampaikan apresiasi kepada insan Bakrie dan perusahaan di Kelompok Usaha Bakrie yang telah menunjukkan kepedulian kepada sesama.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada segenap Insan Bakrie yang telah menunjukkan kepedulian kepada sesama dengan empati dan donasi yang dikumpulkan melalui majelis-majelis taklim di Wisma Bakrie juga kepada segenap perusahaan yang telah menerjunkan sejumlah personil dan bantuannya ke Lombok,”Sambut Roy Hendrajanto.

Lebih lanjut, Roy, demikian sapaan akrab Roy Hendrajanto menuturkan bahwa bantuan tahap kedua ini sekalgius menandakan telah terjadinya koordinasi bantuan termasuk relawan di  Kelompok Usaha Bakrie dalam satu wadah yaitu: Bakrie Tanggap. Roy juga menjelaskan bahwa sebelumnya selain Bakrie Amanah beberapa perusahaan telah memberikan bantuan dan relawannya ke Lombok, seperti: TVOne, ANTV, Petromine, KPC, Arutmin dan EMP.

“Kali ini, alhamdulillah kepedulian itu telah kita satukan dalam satu gerakan atau Program Bakrie Tanggap sebagai wujud nilai Trimatra Bakrie, yaitu: Keindonesiaan, Kemanfaatan dan Kebersamaan,”imbuh Roy.

Dalam Pelepasan Relawan dan Bantuan Bakrie Tanggap tahap II ini, 6 orang relawan ditugaskan yang berasal dari Bakrie Amanah dan Energi Mega Persada (emp) , 3 orang pendongeng dan 4 orang tim medis khusus anak akan bergabung dengan relawan lainnya dari Bakrie Tanggap yang masih bertugas di Lombok yaitu dari Arutmin dan KPC.

“Insyaa Allah, atas dukungan segenap insan Bakrie dan perusahaan di Bakrie Group, penggalangan dana untuk disalurkan ke para korban gempa di Lombok akan terus dilakukan atas koordinasi melalui Bakrie Amanah,”pungkas Roy.

Perusahaan dan Lembaga Kelompok Bakrie yang bergabung dalam kegiatan ini antaralain: PT Bakrie Swasakti Utama, PT Bakrie Kalila Investment, PT Arutmin Indonesia, PT Bumi Resources Mineral, PT EMP, ANTV, PT Petromine Energi Trading, PT Bakrie Sumatera Plantations, TVOne, PT Bakrie Building Industries, PT Braja Mukti Cakra, Plaza Festival, PT Kaltim Prima Coal, PT Bakrieland Development, Masjid Burj Al Bakrie, Masjid Wisma Bakrie, Masjid Al Bakrie dan Masjid Roosniah al Achmad.

(Ihsan/Yuli)

Bagikan berita ini:

Leave a Reply

×
Assalamu'alaikum... ada yang bisa kami bantu?