Jakarta, 13 Mei 2020

Kajian Ramadhan Bakrie Amanah dan Tasyakur bin Nikmat Keluarga Aburizal Bakrie : Ujian adalah Cara Allah dalam Memurnikan Do’a Manusia⁣

Bakrie Amanah di masa Covid-19 ini masih tetap beroperasi. Pernyataan ini disampaikan Roy Hendrajanto, Ketua Bakrie Amanah dalam sambutannya di acara Kajian Online Ramadhan Bakrie Amanah dan Tasyakur Binnikmat Keluarga Besar H. Aburizal Bakrie (13/5). Roy, demikian akrab disapa, memaparkan bahwa sedapat mungkin Bakrie Amanah dengan dukungan keluarga dan insan Bakrie membantu dan berusaha bersama dalam memerangi pandemic Covid 19 dengan berbagai program.⁣

“Selama pandemic global ini, Bakrie Amanah telah memberikan bantuan APD untuk lebih dari 30 rumah sakit, penyemprotan desinfektan untuk rumah-rumah dan lingkungan di Jabodetabek, Program ketahanan pangan dan “dari bakrie untuk bakrie” sebuah program kebersamaan insan Bakrie untuk membantu karyawan Bakrie yang terdampak,” papar Roy. ⁣

Roy juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Bakrie Amanah. “Saya ucapkan terima kasih kepada tim Bakrie Amnah yang telah berjuang di garda terdepan tanpa rasa takut untuk terus berbagi dan membantu sesama di masa Covid-19 dan Ramadhan ini. Juga kepada para donatur di lingkungan Kelompok Bakrie termasuk Pa Ical yang saat ini mengajak kita semua untuk sama-sama bertasyakur atas nikmat yang kita terima dari Allah Swt,” ungkap Roy. ⁣

Kajian Ramadhan Bakrie Amanah dan Tasyakur Binnikmat ini dipandu oleh M.Arvi Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Bakrie, salah satu penerima Beasiswa Tanggun Bakrie Amanah, diikuti lebih dari 120 peserta melalui media zoom dan sebagian lagi mengikuti melalui streaming youtube.⁣

Dalam sambutannya Aburizal Bakrie, biasa disapa dengan Pa Ical, mengungkapkan bahwa bagi keluarga, khususnya beliau, tanggal 20 Ramadhan biasa diperingati, tepatnya 8 Agustus 2012 lalu. Pa Ical sampaikan pada saat itu ia sempat mengalami koma, dan berkat pertolongan Allah Swt, melalai pertolongan dr. Terawan yang sekarang menjabat sebagai Menteri Kesehatan, pada hari itu pula Allah Swt menyembuhkannya, dan sehat sampai saat ini.⁣

Selain Pa Ical dan istrinya Tatty Bakrie, hadir dalam kajian dan tasyakur binikmat tersebut dari keluarga besar Bakrie, seperti Bus Kusmujono dan istirinya Odie Bakrie. Dan dari generasi ketiga, hadir Anindya Bakrie, Ditha Bakrie, Sahla Bakrie, Nadya Bakrie, Roy Hendrajanto, Taufan E. Nugroho, juga dihadiri oleh para pimpinan dan karyawan dari perusahaan – perusahan di Kalompok Bakrie, Mahaiswa Univerisitas Bakrie, Bakrie Center Foundation, Badan pengelola Bakrie Untuk Negeri dan pengurus majlis-majlis taklim di lingkungan Kelompok Bakrie.

“Inilah peristiwa yang pada akhirnya kami jadikan sebagai momen tasyakur, biasanya kami lakukan, mengungkapkan kesyukuran bersama-sama berkumpul dengan anak-anak yatim, yang sayang sekali saat ini, tidak bisa dilakukan sebagai dampak protokol PSBB dari penanganan Covid-19.” Ungkapnya.⁣

Pa Ical juga menyampaikan momen-momen nikmat Allah khususnya untuk kesehatan keluarga besar Bakrie, seraya mengingatkan para peserta untuk senantiasa mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt.⁣

“Dalam hidup ini kita harus selalu bersyukur, dan dalam hidup ini jangan selalu kita melihat ke atas terus, karena kalau kita lakukan maka kita akan selalu mengatakan kita tidak puas sengan apa yang kita terima sebagai nikmat-Nya. Justru dengan kita bisa melihat ke bawah kita akan berjumpa dengan begitu berlimpahnya nikmat dari Allah Swt.,” terang Pa Ical.⁣

Sementara itu dalam uraian mengenai hikmah tasyakur binikmat di masa covid-19, Syekh Ali Jabeer, mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas apa yang telah dilakukan oleh Bakrie Amanah termasuk cara pa Ical dalam mengambil hikmah dari setiap momen kehidupan dengan cara bersyukur, tasyakur binikmat, memperbanyak kegiatan berbagai dengan cara bersedekah dan menolong sesama. ⁣

Tasyakur binikmat, menurut nya adalah salah satunya dengan berbagi. Dan dengan berbagi ini adalah menjaminkan adanya ampunan dosa, terjaminnya kenaikan derajat, memadamkan kemurkaan Allah sebagaimana air mampu memadamkan api, menjaminkan khusnul khatima, menolak penyakit dan menolak bala.⁣
“Banyak manfaat dari berbagi, salah satunya adalah menolak bala termasuk pandemic covid-19 ini. Covid-19 ini bukanlah azab, namun adalah sebagai ujian. Dan jangan dilupakan bahwa hikmah dari ujian adalah memurnikan do’a dan tauhid kita. Pada saat kita berdo’a di saat ditimpa ujian sangat berbeda jauh dibandingkan kondisi pada saat kita senang, Do’a yang dipanjatkan pada saat ditimpa ujian jauh lebih ikhlas dan murni,” paparnya. ⁣

⁣Bersamaan waktu dengan acara kajian ramadhan dan tasyakur binnikmat ini, melalui Bakrie Amanah Keluarga Aburizal Bakrie memberikan santunan kepada 1000 anak yatim dhuafa, dan salah satunya kepada 200 anak asuhan Syekh Ali Jaber.⁣

Bagikan berita ini: