Lampu Untuk Negeri : Edukasi Pemanfaatan Lampu Botol Plastik Tenaga Surya untuk Warga Kp Nelayan Dadap

Lampu Untuk Negeri

Kosambi – Tangerang, 18 juli 2018

Banyak masyarakat yang menyalakan lampu listrik di siang hari. Ini terjadi karena ruangan di dalam rumah desainnya menghambat cahaya masuk. Akibatnya terjadilah pemborosan energi listrik setiap hari.

Untuk mengatasi masalah tersebut, insan Bakrie memberikan solusi berupa program yang bernama “Lampu Untuk Negeri”. Program ini merupakan kerjasama antara @bakrieamanah , @bakriepipeindustries , dan Bakrie & Brothers (BNBR). “Lampu Untuk Negeri” ini berupa pemasangan lampu dari botol bekas di atas rumah warga untuk menangkap cahaya matahari dan memancarkan di ruangan di bawahnya layaknya lampu listrik. Teknologi lampu ini sangat sederhana yakni menggunakan botol bekas minuman ringan ukuran 1,5L berisi air plus cairan pemutih (agar tidak jamuran) lalu dipasang di atap rumah yang rata-rata terbuat dari asbes.

Hari ini, 18 Juli 2018, program ini dijalankan di Kampung Nelayan, Dadap, Kosambi, Tangerang Utara. Sebanyak 12 paket lampu dipasang di 4 rumah warga. Sembari dilakukan edukasi kepada warga untuk dapat langsung mengaplikasikannya.

Hasilnya saat matahari bersinar cukup terang, kamar yang dipasangi lampu botol ini jadi cukup cahaya. Pengukuran lightmeter tim menunjukkan, ruangan yang belum dipasang lampu botol terangnya hanya kurang dari 1 lux alias nyaris gelap gulita. Tapi setelah lampu botol terpasang dan sinar matahari terbiaskan oleh botol, nilainya menjadi lebih dari 120 lux. Nilai sebesar itu bisa diterjemahkan menjadi sekitar 35 sd 60 watt cahaya lampu listrik (tergantung luas ruangan).

Kedepannya Tim “Lampu Untuk Negeri” juga akan melaksanakan kegiatan serupa di berbagai wilayah di Indonesia. Tujuan program ini adalah untuk mengajak masyarakat melakukan penghematan energi. Karena itu tagline program ini adalah “Menerangi Negeri, Menghemat Energi, Menyelamatkan Generasi”. Semoga “Lampu Untuk Negeri” ini bermanfaat. Bisa membuat anak-anak bisa beraktivitas atau belajar di dalam rumah yang kini telah terang, dan orang tuanya juga bisa menghemat energi dan pengeluaran untuk tagihan listrik. 

Semoga ini juga dan dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk melakukan hal serupa.
Kami terbuka untuk bekerjasama dengan pihak lain untuk menebar maanfaat untuk lebih banyak lagi masyarakat.#LampuUntukNegeri #BakrieUntukNegeri

Bagikan berita ini:

Leave a Reply

×
Assalamu'alaikum... ada yang bisa kami bantu?