Di era digitalisasi yang dahsyat sekarang ini, siapa yang cepat akan mengalahkan yang kurang cepat, yang lebih kreatif akan mengalahkan yang kurang kreatif. Untuk maju dan bertahan dalam era perubahan seperti itu, terkait ‘Visi Bakrie 2042’, resepnya cuma satu, yakni bagaimana melayani masyarakat Indonesia. Kebutuhan masyarakat apa saja? Bagaimana kita bisa kompetitif? Kebetulan kita bagian dari mayoritas sehingga tidak heran jika kita lebih mengetahui kebutuhan mereka.

Pesan di atas disampaikan oleh Harya Mitra Hidayat ketika membuka “Workshop Jurnalistik dan Pengelolaan Media di Era Digital”, untuk para penggiat Public Relation dan Komunikasi Perusahaan di Kelompok Bakrie, (12/3).

Lebih lanjut, Yuri, sapaan akrab Harya Mitra Hidayat dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Bakrie Amanah menyampaikan bahwa Workshop Jurnalistik yang digagas oleh Bakrie Amanah bekerja sama dengan Viva Media Group dan Bakrie and Brothers merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh Bakrie Amanah untuk insan Bakrie. Menurutnya  Bakrie Amanah setiap tahun telah menyelenggarakan workshop sejenis dengan berbagai tema yang dibutuhkan oleh insan Bakrie.

“Tema tahun ini ditujukan untuk para penggiat Public Relations dan Komunikasi Perusahaan di Kelompok Bakrie. Tema mengenai Jurnalistik dan Media Sosial ini diangkat sebagai kebutuhan saat ini. Banyak hal yang sudah dikerjakan oleh Kelompok Bakrie yang dapat menjadi good news namun belum bisa dimaksimalkan oleh para praktisi PR dan Komunikasi Perusahaan di Kelompok Bakrie,” terangnya.

Senada dengan Yuri di atas, Head of Corporate Communications PT Bakrie & Brothers Tbk, Bayu Nimpuno menyampaikan dalam keynote speech-nya bahwa adaptasi perusahaan atau institusi menjadi kunci dalam mengimplementasikan komunikasi di era digital. Menurut Bayu, perubahan lingkungan kerja menuntut adaptasi atas cara kita bekerja. Dalam sisi komunikasi perusahaan, adaptasi yang diperlukan saat ini adalah dengan mempelajari dan mulai menerapkan komunikasi yang berbasis digital.

“Intinya, kita sebagai praktisi komunikasi di level korporasi perlu meningkatkan literasi digital, ”tandasnya.

Dalam workshop sehari yang diselenggarakan di Ruang Nusantara Lt.36 Bakrie Tower, dan diikuti 33 peserta dari 19 institusi yang ada di Kelompok Bakrie ini, membahas permasalahan dasar jurnalistik, penulisan news dan pengelolaan media di era digital.

Hadir sebagai nara sumber adalah Hadi Suprapto selaku Managing Editor untuk konten Lifestyle & Entertainment Viva.co.id  dan Mustakim juga dari Viva.co.id yang membahas mengenai jurnalistik dan penulisan news di era digital serta Dian Widiyanarko yang mendiskusikan tema pengelolaan media sosial.

Dalam diskusi mengenai Jurnalistik dan Penulisan News dibahas perlunya pemahaman dari praktisi PR atau komunikasi perusahaan atas jurnalistik agar informasi yang dibagikan kepada redaksi media tidak sia-sia. Hal ini didasarkan kepada fakta banyak rilis atau siaran pers yang dibuat berhari-hari hanya jadi sampah redaksi.

Sementara itu dalam diskusi mengenai pengelolaan medsos, Dian Widiyanarko menyampaikan dua aspek dalam pemanfaatan media sosial, yaitu media sosial sebagai sarana promotion dan crisis management.

Kasus yang dibahas salah satunya adalah bagaimana mengabarkan good news dari Bakrie secara luas yang dimulai dengan cara membuat dan mengisi media sosial di masing-masing unit usaha dan cara mengelola asset digital terkait.

 

Bagikan berita ini: