post-image

Berita

Sidoarjo – Sebanyak 75 anak menjadi peserta kegiatan Khitanan Ceria yang menjadi bagian dalam program Festival Muharam Ceria 1443 H.  Kegiatan ini berlangsung di Pazkul Kahuripan Nirwana, Kelurahan Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo pada hari Sabtu, 20 November 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan masing-masing instansi di antaranya adalah Sigit Kurniawan Human Capital Manager PT Mutiara Masyhur Sejahtera, Agoes Hadi Act. Public Relation Supt Minarak Brantas Gas Inc, Khoirul Muttaqin Kepala Divisi Fundraising Bakrie Amanah, dan Nur Hasan Musthofa Kepala Cabang LAZNAS Yatim Mandiri Sidoarjo

Sigit Kurniawan, selaku Human Capital Manager PT Mutiara Masyhur Sejahtera Group menyampaikan pentingnya Kolaborasi di kegiatan sosial khususnya di internal Kelompok Usaha Bakrie (KUB) di tengah pandemi sekarang ini, agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas, salahsatunya dengan kegiatan khitanan massal. Di mana kegiatan ini kami laksanakan dengan memakai protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah

Adapun Kepala Divisi Fundraising Bakrie Amanah menyampaikan kegiatan khitan yang sedang berlangsung ini merupakan kolaborasi dengan LAZNAS Yatim Mandiri dan didukung berbagai pihak termasuk KUB. “Dengan Yatim Mandiri, Kami berkolaborasi khitanan ceria ini secara menyuluruh di 6 titik lokasi sedangkan untuk kegiatan di Sidoarjo Perusahaan KUB yang turut serta menjadi tim Pelaksana di antaranya adalah PT Mutiara Masyhur Sejahtera dan Minarak Brantas Gas Inc. Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan untuk acara ini” ujar Khoirul.

Sedangkan Nur Hasan Musthofa mewakili LAZNAS Yatim Mandiri menyampaikan ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini, karena dapat membantu anak-anak yang berasal dari keluarga Dhuafa. “Harapan kami, kolaborasi kebaikan ini terus berlanjut dan sukses hingga akhir dalam rangkaian Festival Muharam Ceria 1443 H”, ungkapnya.

Salah satu peserta khitan asal Tawangsari, Kecamatan Taman, Muhammad Putra Rahmadan, mengucapkan terima kasih kepada Bakrie Amanah, Yatim Mandiri, dan para donatur atas terselenggaranya kegiatan ini. Awalnya, Putra merasa takut untuk di khitan, namun setelah diyakinkan dan diberikan edukasi, dia mengaku berani dan percaya diri. “Saya sudah siap di khitan,” katanya, singkat.